Friday, July 7, 2017

Pengenalan Dan Konfigurasi Dasar MikroTik RouterOS™

assalamu'alaikum wr. wb

A. Pendahuluan

Pada kali ini Jum'at 7 Juli 2017 saya akan membahas tentan pengenalan dan konfigurasi dasar MikroTik RouterOS™.

1. Pengertian

MikroTik routerOS sendiri adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless. Fitur-fitur tersebut diantaranya: Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya. MikroTik routerOS merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan sumber daya PC yang memadai.

2. Latar belakang

MikroTik RouterOS™ merupakan sistem operasi yang diperuntukkan sebagai network router. untuk memetakan alamat IP dan mengatur jalur dari IP tersebut. sehingga diperlukan pengetahuan dasar sebelum mengkonfigurasinya.

3. Maksud & Tujuan

Memberikan pemahaman dasar dari fitur mikrotik dan cara mengkonfigurasinya.

4. Hasil yang di harapkan

Memahami penjelasan dan membagikan pengetahuan yang telah didapatkan.

B. Alat dan Bahan
  • MikroTik RouterOS™
  • Kabel RJ45/UTP
  • LAPTOP
C. Jangka Waktu Pelaksanaan

8 Jam Pemahaman dan Praktek

D. Langkah kerja

 Lab 1. Akses ke Routerboard Mikrotik
Akses ke perangkat mikrotik dapat dilakukan dengan berbagai cara dan
aplikasi yg digunakan untuk mengakses mikrotik pun berbeda beda, diantaranya:



Pada Routerboard (RB) baru atau setelah dilakukan reset default configurastion,
router akan memiliki konfigurasi default dari pabrikannya yaitu:
  •  IP address pada Ether 2-5: 192.168.88.1/24
  •  Username “admin” password blank (kosong)

Untuk mengakses routerboard tersebut kita harus menyamakan network ip laptop
kita dengan routerboard dengan mengatur ip address pada laptop kita dengan IP
192.168.88.0/24.

Secara umum ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk mengakses routerboard

Akses ke Routerboard Via Terminal (Telnet/SSH)

Untuk akses via Terminal kita bisa melakukan remote dengan menggunakan kabel
serial jika tidak dimungkinkan untuk mengaskses router melalui kabel utp pada
ethernet routerboard. Remote & konfigurasi secara terminal bisa dilakukan dengan
cara:
- Telnet ( via IP port 23, non secure connection)
- SSH (via IP port 22, lebih aman (secure) dari telnet)
- Serial console (kabel serial)

Akses via terminal bisa menggunakan aplikasi ssh/console menggunakan PUTTY

bisa di didownload http://www.putty.org/

Untuk aksesnya tinngal masukkan IP address dari interface mikrotik yang terhubung ke pc kita ke kolom hostname pada putty, sekaligus port yang kita gunakan untuk remote

Klik open dan isi user & passwordnya maka tampilan selanjutnya seperti berikut

Untuk akses mikrotik via telnet, caranya hampir sama degan SSH, tinggal memasukkan ip address dan user name & password routerboardnya
 

Akses ke Routerboard Via Web Browser (Webfig)

Pada routerboard, mikrotik juga menyediakan akses remote melalui web, akses via
remote web memiliki fiture fiture yang sama dengan winbox, jadi kemudahan
aksesnya sama ketika kita akses melalui winbox. Cara penggunannya sebagai berikut:

1. Tambahkan IP pada interface ethernet router

2. Akses IP address router via browser dengan menggetikkan http://<ip router>
3. Masukkan Username dan Password routerboard
4. Tampilan menu webfig


Akses ke Routerboard Via Winbox

Secara umum akses remote yang mudah dan sangat populer digunakan untuk
akses routerboard adalah winbox, winbox manawarkan fitur kemudahan konfigurasi
karena berbasis Gui. winbox sendiri adalah software propetary dari mikrotik, bisa
didownload pada http://www.mikrotik.com/download ,
 
Akses winbox bisa menggunakan ip address router ataupun mac address router (yg masih dalam satu network ip) dari pc kita. Winbox jug amenyediakn fitur CLI (Terminal), jadi kalau nanti bosen pakai fitur GUInya bisa menggunakan fitur CLI nya

Versi dan Spesifikasi Routerboard

Untuk melihat versi dan spesifikasi routerboard mikrotik bisa dilakukan pada menu,
System > resource


Management MNDP
MNDP (Mikrotik Neighbour Discovery Protocol) pada mikrotik merupakan fitur yang digunakan untuk menemukan device yang menggunakan device mikrotik, secara
default MNDP aktif pada semua perangkat mikrotik. Pada perangkat yang
menggunakan MNDP bisa dilihat pada menu IP > Neighbours

Merubah Identitas (nama) routerboard

Identitas dari suatu device dalam jaringan adalah suatu hal penting, karena apa?
Coba bayangkan jika dalam satu jaringan kita memiliki banyak device yang sama
semua judul penamaannya, karena itu kita harus mengganti identitas agar tidak salah
dalam konfigurasinya.
Pada router os mikrotik, untuk mengganti identitas suatu router kita bisa lakukan
pada menu System > Idetity >
Untuk via cli konfigurasinya sebagai berikut:
[admin@IDN] > system identity set name=IDN

Reset Konfigurasi Mikrotik

Reset konfigurasi digunakan untuk menghapus dan mereset
ulang semua
konfigurasi menjadi default, tergantung reset apa yang kita pilih. Reset konfigurasi
ada 2 cara yang bisa dilakukan, yaitu Hard Reset dan Soft Reset.

Hard Reset
Seperti penjelasan sebelumnya, hard reset digunakan dengan cara menjumper
tombol reset (fisik) pada routerboard sambil menyalakan RB, cara ini digunakan ketika
kita tidak bisa mengakses routerboard baik melalui winbox / terminal console
Caranya sebagai berikut:
1. Sebelumnya kondisi mikrotik pada kondisi off (mati),
2. Cari tombol reset pada routerboard, tekan tombol reset dengan jarum / ujung
bolpoin secara perlahan (jangan terlalu keras) sambil memasukkan power
injector ke RB
3. Tahan beberapa saat sampai routerboard berkedip beberapa kali
4. Jika sudah selesai konfigurasinya akan kembali ke pengaturan pabrik dengan
memiliki IP 192.168.88.1 pada interfacenya

Soft Reset

Di bab sebelumnya kita sudah membahas tentang Hard Reset, pada bab ini kita
akan membahas tentang Soft Reset. Soft Reset bisa digunaka ketika kita masih bisa
mengakses Routerboard kita. Jadi
soft reset ini kita lakukan ketika kita bisa
mengakses routerboard baik melalui Winbox ataupun terminal console (ssh/telnet).
Jadi tidak perlu malakukan reset pakai jarum / ujung bolpoin lagi.
Pada Soft reset ini ada 3 mode reset yang bisa dilakukan yaitu: 

Keep User Configuration = Semua user dan Password yang kita tambahkan tidak akan terhapus, jadi selain user dan Password semua akan terhapusNo-

Defaults Configuration = semua konfigurasi akan direset / dihapus tanpa
terkecuali, dan tidak akan membuat router menjadi setingan default pabrik

Do Not Backup = semua konfigurasi akan direset termasuk file back up
Ketika kita mereset RB secara soft reset kita bisa memilih salah satu dari ketiga type

soft reset tersebut, maka nanti hasilnya semua konfigurasi akan keseret dan sama hasilnya ketika kita menggunakan Hard reset, yaitu akan mengembalikan setingan.
router menjadi pengaturan pabrik.

 

Untuk perintah soft reset secara CLI sebgai berikut:
[admin@IDN] > System reset-configuration [jenisresetnya]


Untuk perintah GUInya bisa diklik pada menu System > Reset-Configuration,
kemudian pilih type soft resetnya kemudian klik Reset Configuration
15 Jika sudah secara otomatis routerboard akan mereboot



User Login Management

User login management log in digunakan pengguna sebagai aturan untuk
mengakses routerboard. Menu yang digunakan untuk mengatur User Login terdapat
pada Menu System > Users. Manajemen User dapat dikelompokkan menjadi 2
kelompok yaitu:

USER = Pengguna yang berisi (username & password) dari suatu user
GROUP = profil pengelompokan user berdasarkan penentuan privilage yang di dapat dari suatu user.

Jadi kita bisa tentukan privilage dari user tersebut.
Dalam hal ini terdapat 3 previlage yang bisa kita setting sesuai keinginan kita
(costumize),

a. Full : User dapat melihat, menulis konfigurasi dan dapat melakukan
konfigurasi dengan bebas

b. Read : User hanya dapat melihat isi menu dalam routerboard tersebut dan
tidak dapat melakukan konfigurasi

c. Write : User hanya dapat mengkonfigurasi saja dan tidak bisa melihat hasil konfigurasi tersebut

Untuk bisa mengkonfigurasi mode GROUP bisa dilakukan pada menu System >
User> Groups:

16- User Management Akses

Pada tiap tiap user dibatasi hak aksesnya menggunakan group, dan juga tiap tiap user
dibatasi berdasarkan IP address / network yang kita tentukan, jadi hanya ip address /
network yang hanya bisa menggunakan user tersebut tersebut.
Merubah Tanggal dan Waktu

Merubah tanggal dan waktu pada mikrotik, merupakan lab dasar tapi sangat
berpengaruh sangar besar kepada kita, kenapa? Karena waktu pada routerboard bisa menunjukkan suatu kejadian yang terjadi pada routerboard.

Oleh karena itu merubah tanggal dan waktu pada routerboard menjadi up to date sesuai dengan pengaturan waktu yang berlaku adalah sautu keharusan yg harus dilakukan.

Untuk pengaturan via CLI perintah yang bisa dilakukan sebagai berikut:
[admin@rifqi> system clock set time=21:59:00 date=oct/20/2016 time-
zonename=Asia/Jakarta

Penjelasan perintah diatas sebagai berikut, bisa dilihat pada pengisian time kita harus mengisiknnya secara lengkap yaitu Jam:menit:detik kemudian pada bagian date kita harus mengisikannya denga format Bulan/Tanggal/Tahun.

Untuk bagian bulan tidak dapat diisikan denga nominal angka, jadi harus menggunkan 3 katad depan bulannya dalam format Inggris. Kemudian sesuaikan Zona Waktu yang berlaku

Untuk mode GUI bisa bisa pada menu system > clock, kemudian isikan waktu,
tanggal dan juga zona waktunya

Backup dan Restore

Pada lab ini kita akan membahas mengenai bcakup dan restore konfigurasi
pada routerboard, maksud dari backup adalah menyimpan seluruh konfigurasi dari routerboard. nah kenapa kita harus melakukan backup? Why? Karena kita harus mengamankan (menyimpan) seluruh konfigurasi, jika terjadi sesuatu pada
routerboard kita.

Jadi ketika routerboard kita eror atau kita melakukan kesalahan dalam
konfigurasi, kita bisa merestor hasil backupan yang sudah dibuat / disimpan
sebelumnya.
Mode Backup sendiri ada 2 type, yaitu:

Backup Binary

Untuk perintah backup binary dapat dilakukan pada menu File > Backup, dengan mengklik submenu Backup. Untuk memindahkan file hasil backup bisa dengan ftp ataupun dengan melakukan drag & drop file binary ke folder PC kita
 

sedangkan untuk restore bisa dilakukan dengan mengklik submenu Restore pada menu file, untuk file yang masih ada dalam folder pc kita bisa dilakukan dengan mengklik submenu Upload dan cari file backup binary yang tadi kita simpan, atau bisa juga dengan melakukan drag & drop file .binary ke winbox pada menu file, kemudian klik file .binary backup tadi dan klik restore, selanjutnya jangan lupa reboot
routerboard.

Export & Import

Untuk lab kali ini, kia akan melanjutkan materi lab pada bab sebelumnya, untuk
materi export & import terdapat pada lab sebelumnya. Pada backup sript kita hanya bisa menggunakan fasilitas CLI untuk melakukan perintah export dan import. Pada lab ini saya akan mencontohkan export seluruh konfigurasi routerboard dan sebagian konfigurasi pada routerboard. Sebelum nya buka terlebih dahulu menu new terminal pada winbox.

Untuk perintah Export keseluruhan konfigurasi sebagai berikut:
[admin@IDN] > export file=config-ALl

Sedangkan sebagian konfigurasi sebagai berikut:
20[admin@IDN] > ip address export file=config-IP

Kemudian check hasil file export tadi menu file, bisa melalui GUI atuapun CLI
Konfigurasi DNS

DNS (Domain Name System) adalah system yang memetakan IP address
menjadi sebuah domain ataupun sebaliknya. Jadi kita tidak perlu menghafal tiap tiap
ip address dari suatu situs, bayangkan saja kalau kita mengaskses suatu website
memakai ip address, kalau 1 website sekiranya masih bisa, jika sangat banyak?? Maka DNS berperan penting disini karena dns mentranslasikan ip address menjadi sebuah name.

Pada mikrotik kita akan menambahkan IP dari DNS server, kita bisa
menggunakan dns dari isp tempat kita langganan atau bisa juga melalaui DNS public, contohnya milik google (8.8.8.8 dan 8.8.4.4). pada pembahasan kali ini kita akan menambahkan ip dns google

Untuk menambahkan dns bisa dilakukan pada menu IP > DNS

Ketika kita mengaktifkan Allow Remote Request, yang berarti client yang terhubung
ke routerboard kita tidak perlu lagi menggunakan DNS sebelumnya, cukup
menggunakan dns yang ada pada routerboard kita

 Konfigurasi NTP Server

Untuk menggunakan fitur NTP server pada routerboard, secara default dalam
routerboard tidak terdapat paket NTP Server, jadi kita harus melakukan instalasi sendiri packet ntp servernya. Untuk paketnya bernama ntp.npk bisa didownload pada website www.mikrotik.com/ download pilih yang extra package. Sesuaikan juga
artsitektur yang digunakan

Fungsi NTP Server sendiri adalah kita bisa membuat server ntp ini agar bisa
digunakan oleh ntp client yang masih dalam satu network, jadi cukup mencari update informasi time pada jaringan lokal saja
 
Metode penyebaran informasi waktu pada NTP Sever kita bisa menggunakan
mode Broadcast, Multicast, Manycast. NTP server dapat dikonfigurasi pada menu
System > NTP Server.
Berikut contoh konfigurasi NTP Server pada network 192.168.20.0/24, konfigurasikan ip 192.168.20.1 sebagai ip ntp server, lalu type yang dipakai adalah Broadcast.


Pada sisi client pengguna ntp server, ntp client tinggal memasukkan ip ntp server yang sudah kita buat sebelumnya dengan type yang sama dengan yang ada pada ntp server.

Untuk client yang menggunakan OS windows cukup tambahkan ip ntp server saja pada Internet Time Setting

 
Mungkin sekian hal yang dapat saya sampaikan atas kurang lebihnya saya mohohn maaf.

E. Hasil yang didapatkan

Memahami fungsi dan konfigurasi MikroTik RouterOS™
 
G. Kesimpulan

Ketika kita mengalami banyak permasalahan yang harus diselesaikan maka otak kita akan mampu berfikir kritis dan berkembang.

H. Referensi

MODUL MIKROTIK MTCNA__MUHAMMAD FAHRIZUR RIFQI
PESANTREN NETWORKERS
https://id.wikipedia.org/wiki/MikroTik

wassalamu'alaikum wr. wb.
read more...

Thursday, July 6, 2017

Warnet Sederhana Tanpa Mikrotik Router

assalamu,alaikum wr. wb.

A. Pendahuluan

Pengertian

Warung Internet (WARNET) adalah sebuah kata yang berkembang di antara para aktivis Internet Indonesia pada tahun 1997-1998 untuk sebuah kios yang memiliki banyak komputer untuk di sewakan bagi pengakses Internet. Pada masa itu, secara tidak sadar terjadi perebutan singkatan dari Warung Internet antara WARIN dan WARNET. Seharusnya jika kita konsisten dengan proses menyingkat kata, seperti WARTEG (Warung Tegal) dan WARTEL (Warung Telekomunikasi), maka yang seharusnya di pilih adalah WARIN.
Karena Internet, .NET, menjadi akhiran yang sangat menarik dalam jaringan Internet, maka kebanyakan rekan-rekan pada masa itu lebih memilih istilah WARNET daripada WARIN. Oleh karena itu tidak heran hingga saat ini WARNET diadopsi oleh masyarakat Indonesia. untuk lebih lengkap baca saya di wikipedia.org

Maksud dan tujuan 

Memanfaatkan peralatan jaringan yang ada, untuk digunakan sebagai alternatif yang berfungsi hampir sama dengan perangkat sesungguhnya.

Hasil yang diharapkan

Mampu melakukan sesuatu yang bermanfaat dengan perangkat yang ada

B. Alat dan Bahan
  • 7 Laptop/PC , ( 1 Laptop untuk server )
  • 7 buah kabel LAN, straight
  • 1 buah Swicth 8 port
  • Koneksi Internet ( Wi-Fi )
C. Jangka Waktu Pelaksanaan

 Waktu pelaksanaan 2-3 jam (Tahap Belajar)

D. Langkah Kerja
 Ini merupakan topologi yang akan saya buat:

  1. Setting 1 PC/Laptop sebagai server penerima Wi-Fi dan membagikan jaringan melalui Ethernet atau kabel LAN, untuk caranya bisa baca di sini
     
  2. Setelah itu, hubungkan kabel PC/Laptop yang dikonfigurasi sebagai server dengan kabel LAN ke Swicth (dalam kasus ini saya menggunakan Swicth 8 port, dengan pengguna 6 client, 1 server)
  3. Setting IP Client ke DHCP, Caranya :
    • Masuk ke Network > Edit Connection
    • Pilih Add
    • Pilih Ethernet, Create
    • Lalu ganti nama Ethernet, klik save

    #_Sebenarnya jika IP tidak pernah di ubah, settingan awalnya sudah DHCP
  4. Setelah itu hubungkan PC/Laptop Client ke Swicth menggunakan kabel LAN mulai dari port 2 setelah server hingga semua dapat terkoneksi.
  5. Lalu Masuk ke Network dan klik pada Ethernet yang anda buat tadi.
  6. Setelah semuanya sudah terhubung ke Swicth, untuk mencoba koneksi internet di Client lakukan perintah ping google.com melalui terminal setiap Client. Berikut adalah hasil ping dari perwakilan Client yang terhubung :


  7. Selamat, anda telah berhasil membangun WARNET dengan peralatan yang ada.
E. Hasil yang didapat

Dapat membuat WARNET sederhana sesuai dengan apa yang saya harapkan, dan semua Client dapat terhubung dengan baik.

G. Temuan Masalah

Belum ada

F. Kesimpulan

Dalam bekerja kita harus bisa memanfaatkan seseuatu hal itu dengan baik, kita juga harus bisa menyelesaikan masalah secara tersetruktur dengan tenang, dan jangan lupa untuk selalu membaca referensi atau peraturan agar saat terjadi kesalahan, kesalahan dapat diselesaikan dengan baik.


wassalamu'alaikum wr. wb.
read more...

Wednesday, July 5, 2017

Berbagi Koneksi Internet Wi-Fi Ke Ethernet Pada Laptop


assalamu'alaikum wr. wb.


A. Pendahuluan

Kali ini Rabu, 5 Juli 2017 saya ingin membagikan proker saya bersama teman-teman  SMK SANJAYA yang berisi tentang Cara Memfungsikan Perangkat Jaringan.

  • Pengertian
    • Wi-FI adalah sebuah jaringan network yang media transmisi datanya menggunakan Wireless, sehingga kita tidak memerlukan kabel jaringan untuk terkoneksi, namun bagaimana dengan nasib sebuah PC atau laptop yang tidak memiliki Adapter Wi-Fi, nah karena masalah itulah saya akan membuat sebuah cara untuk berbagi koneksi Wi-Fi menggunakan kabel jaringan.
  • Maksud dan Tujuan
    • Membagikan koneksi dari Wi-Fi ke Ethernet pada Laptop.
  • Hasil yang Diharapkan
    • Semua PC Client yang terhubung dengan PC Server menggunakan kabel LAN akan mendapat koneksi internet.
B. Alat dan Bahan
  • Laptop
  • Koneksi Wi-FI ( BLC TELKOM 1)
  • Kabel LAN
C. Jangka Waktu Pelaksanaan
  •  Dapat dilakukan 15-20 menit

D. Langkah Kerja dan Tahapan Kerja
Network>Edit Connection
 
  1. Pilih > Add
  2. Lalu pilih Ethernet, Create

  3. Ganti Nama Ethernet dan isikan Mac Addres di Clone Mac Addess

  4. Lalu masuk ke tab IPV4, ganti Automatic (DHCP) menjadi Shared to other computer dan Klik Save

  5. Nanti akan muncul Ethernet yang anda buat, lalu klik Close.


  6. Setelah itu hubungkan kabel LAN Laptop anda dengan Laptop yang ingin anda bagi koneksi internet. (pastikan untuk setting DHCP pada Laptop yang ingin anda gunakan sebagai penerima koneksi internet LAN)
  7. Masuk ke Network, lalu pilih Sharing pada Ethernet Network.


E. Hasil yang didapat
Berhasil berbagi jaringan Wi-Fi dengan kabel LAN, bersama dengan teman-teman prakerin.

F. Temuan Masalah 
Kesalahan menghapus Wired Connection 1 sehingga Ethernet tidak berfungsi

G. Kesimpulan Yang Didapatkan
Ketika kita mengalami kesulitan carilah solusi yang cepat

Wassalamu'alaikum wr.wb
read more...

Tuesday, July 4, 2017

Instalasi dan Konfigurasi Sistem Operasi Mikrotik [MikrotikOS]

assalamu'alaikum wr. wb.


A. Pendahuluan

hay guys, pada saat ini saya akan membagikan ilmu yang diajarkan dari teman prakerin karena telambat.

1. Pengertian

Pengertian MikroTik Router OS

MikroTik RouterOS™, merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan  resource PC yang memadai.

Sejarah MikroTik RouterOS
MikroTik adalah sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia berjumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.
John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi MikroTik adalah me-routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.
Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.
Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan MikroTik secara marathon.

JENIS-JENIS MIKROTIK
1.MikroTik RouterOS yang berbentuk software yang dapat di-download di http://www.mikrotik.com. Dapat diinstal pada kompuetr rumahan (PC).
2.BUILT-IN Hardware MikroTik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang didalamnya sudah terinstal MikroTik RouterOS.

2. Latar Belakang

Mikrotik Router OS merupakan software alternatif untuk menggantikan Mikrotik Router Board yang berupa hardware.

3. Maksud dan Tujuan

Dapat memanfaatkan semua alat alternatif ketika alat utama mengalami kerusakan
.
4. Hasil yang Diharapkan

Dapat melakukan instalasi dan konfigurasi mikrotik dengan baik dan benar
mengerti konfigurasi mikrotik berbasis text.

B. Alat dan Bahan

1.Download MikrotikOS.iso
2.Laptop
3.Koneksi internet

3.Jangka Waktu Pelaksanaan

Pukul 08.00 sampai 10.00

C. Proses dan Tahapan Kerja

Pertama download dulu Mikrotik routerOS.
Buat bootable layaknya menginstal sistem operasi seperti biasanya.
Jika booting selesai akan muncul seperti ini.



Jika sudah, sekarang kita install MikroTik OS dengan mengikuti langkah langkah penginstalan. Pada tampilan ini ketikkan “a” setelah itu “i”.



Masukan username dan password untuk login.
isikan dengan:

user login:admin
password:(kosong)

 Jika sudah login, maka kita akan masuk ke tampilan OS mikrotik


Setelah itu kita masukkan IP pada tiap” ethernet
dengan mengetikkan:




Kemudian tambahkan IP gateway, pada number: langsung tekan ENTER saja.





Lalu tambahkan DNS





Dan tambahkan “nat masquerade” dengan cara seperti pada gambar



nah itu dia cara konfigurasi router mikrotik di, Semoga bermanfaat…

D. Hasil yang Didapatkan

Mengerti cara install dan konfigurasi mikrotik berbasis text

E. Temuan Masalah

Masih harus membaca perintah saat konfigurasi

F. Kesimpulan yang Didapatkan

Dapat memanfaatkan alat yang canggih itu cerdas tapi memanfaatkan alat seadanya dengan canggih itu lebih cerdas.

G.Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/MikroTik

wassalamu'alaikum wr. wb.
read more...

Monday, July 3, 2017

Instalasi Software Simulasi Jaringan [Cisco Packet Tracer]

assalamu'alaikum wr. wb.

A. Pendahuluan
Hay kawan, pada hari ini Senin, 3 Juli 2017  saya ingin melakukan instalasi software simulasi Cisco Packet Tracer. 
 

1. Pengertian
 
Packet Tracer adalah platform visual yang digunakan untuk simulasi program yang dirancang oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan dan meniru topologi dalam bentuk modern pada jaringan komputer . Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan konfigurasi router Cisco dan switch serta PC menggunakan antarmuka baris perintah simulasi. 

2. Latar Belakang

Sebelum melakukan proyek dibutuhkan sebuah rencana atau rancangan untuk dijadikan tolak ukur  proyek tersebut.untuk itu saya membagikan cara mengistal software simulasi ini.

3. Maksud dan Tujuan
Agar dapat melakukan simulasi sebelum melakukan praktek yang sesungguhnya

4. Hasil yang Diharapkan 
Mampu melakukan instalasi Cisco Packet Tracer tanpa masalah



B. Alat dan Bahan

  • PC/Laptop
  • Koneksi Internet

C. Jangka Waktu Pelaksanaan


30 menit, tergantung koneksi.



D. Proses dan Tahapan Pekerjaan 

Pertama anda harus memiliki paket datanya terlebih dahulu bisa download di sini :
Untuk 32 Bit
Untuk 64 Bit


 Jika sudah selesai mendownload, sekarang kita masuk terminal dan pindah ke direcctori download, caranya ketikan perintah berikut : 
$ cd /home/sidikmaster/Downloads
Lalu kita extract paket yang kita download tadi, caranya ketikan perintah :
 
$ tar -xvzf PacketTracer70_64bit_linux.tar.gz


Lalu kita masuk ke folder extract, caranya ketikan perintah berikut :

$ cd /PacketTracer70 

Lalu install paketnya dengan mengetikan perintah berikut :

$ ./install 

Nah, selesai dah installnya, kalau ingin buka masuk keterminal lalu ketikan perintah :

$ packettracer 

Nah, nanti anda di mintai akun Cisco, bisa daftar di sini netacad.com
Nah setelah itu, Cisco Packet Tracer siap digunakan

F. Hasil yang Didapatkan

Mengerti dan dapat melakukan instalasi dengan baik dan benar.

G. Temuan Masalah

Terlalu lama menekan ENTER saat instalasi sehingga melewatkan peringatan berikut


H. Kesimpulan yang Didapat

Dalam melakukan pekerjaan gunakan dengan tenang jangan terburu-buru
read more...

Saturday, July 1, 2017

Komponen-Komponen Perangkat Pembangun Jaringan

assalamu'alaikum wr. wb.

A. Pendahuluan

Kali ini saya, akan mengenalkan macam-macam perangkat keras dalam sebuah jaringan.

1. Pengertian

perangkat keras jaringan adalah perangkat yang digunakan untuk membangun dan membantu sebuah jaringan.

2. Latar Belakang

ingin mengenalkan macam-macam perangkat jaringan dan fungsinya.

3. Maksud dan Tujuan

Menjelaskan fungsi dan pengertian dari perangkat pembangun jaringan.
 
4. Hasil yang Diharapkan

Dapat memahami setiap fungsi perangkat keras dalam jaringan

C. Proses dan Tahapan Kerja


Macam-macam Perangkat Keras Jaringan Komputer
Pengertian perangkat keras jaringan komputer adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke komputer lainnya dalam jaringan untuk tujuan berbagi data,berbagi informasi serta berbagi peripheral dalam jaringan
 adapun contoh  dari perangkat keras jaringan komputer antra lain :

1.     NIC (Network Interface Card)







  

Gambar Kartu NIC

NIC (Network Interface Card) atau yang biasa disebut LAN card ini adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Komponen ini biasanya sudah terpasang secara onboard di beberapa komputer atau laptop.
  
2.     Kabel Jaringan

Kabel dalam sebuah jaringan digunakan sebagai media penghubung. Meskipun  sekarang sudah ada teknologi tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer seperti :

a)      Kabel Twisted Pair










 Gambar Kabel Twisted Pair

Kabel Twisted Pair ini terdiri dari beberapa kabel yang saling melilit. Ada dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe kabel ini yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dengan lapisan alumunium foil dan Unshielded Twisted Pair (UTP). Kedua jenis kabel twisted pair ini pada dasarnya sama, bedanya hanya kabel UTP rentan terhadap medan magnet atau voltase yang tinggi sedangkan kabel STP tidak.

b)      Kabel Coaxial









 Gambar Kabel Coaxial

Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktor luar kemudian dibungkus dengan bahan semacam PVC sebagai lapisan isolator paling luar. Untuk penggunaan kabel coaxial ini sudah jarang digunakan karena pada umumnya orang membangun jaringan komputer dengan kabel twisted pair.

c)      Kabel Fiber Optic











Gambar Kabel Fiber Optic

Kabel Fiber optic adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat daripada kabel biasa, biasanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (Tulang Punggung) karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam dari jaringan ini, namun pada saat ini sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan biasa baik LAN, WAN maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena fiber optic ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.

3.     Konektor









Gambar  Konektor RJ 45

Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan NIC (Network Interface Card) yang ada pada komputer Anda. Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya Konektor RJ-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial dan konektor ST berpasangan dengan kabel fiber optic.

4.     Hub








Gambar Hub
Hub adalah komponen jaringan komputer yang memiliki colokan (port-port), jumlah portnya ini mulai dari 8,16, 24, sampai 32 port. Pada umunya hub digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server atau perangkat lainnya. Dengan kata lain Hub sama halnya seperti sebuah jembatan yang dapat menghubungkan beberapa kota atau provinsi.

a. Karakteristik Hub

      Hub awalnya mensupport kecepatan ethernet 10 Mbps. Namun dewasa ini banyak hub memiliki kecepatan data 100 Mbps. Beberapa jenis hub mendukung dua kecepatan 10 Mpbs / 100 Mbps atau dikenal dengan dengan dual-speed hubs.

Karakteristik Hub :
  1. Tergolong peralatan Layer 1 dalam OSI model (Physical layer).
  2. Tidak dapat membaca paket-paket data.
  3. Tidak dapat mengetahui sumber dan tujuan data.
  4. Hanya berperan menerima dan meneruskan data yang masuk ke semua peralatan di jaringan termasuk yang mengirim data.
Dapat memperkuat sinyal elektrik data yang masuk sebelum dikirimkan ke tujuan.

b. Cara Kerja Hub

Hub merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual beroperasi pada layer 1 (Physical Layer). Maksudnya, hub tidak menyaring menerjemahkan sesuatu, hanya mengetahui kecepatan transfer data dan susunan pin pada kabel. Cara kerja alat ini adalah dengan cara mengirimkan sinyal paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket data tersebut diterima oleh seluruh computer yang berhubungan dengan hub tersebut kecuali computer yang mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan tersebut diulang-ulang walaupun paket data telah diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih sering terjadi.
Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka akan terjadi tabrakan (collision) karena menggunakan jalur yang sama (jalur broadcast yang sama) sehingga paket data akan menjadi rusak yang mengakibatkan pengiriman ulang paket data. Jika hal ini sering terjadi maka collison yang terjadi dapat mengganggu aktifitas pengiriman paket data yang baru maupun ulangan. Hal ini mengakibatkan penurunan kecepatan transfer data. Oleh karena itu secara fisik, hub mempunyai lampu led yang mengindikasikan terjadi collision.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada hub, maka pengiriman paket data tersebut akan terlihat dan terkirim ke setiap port lainnya sehingga bandwidth pada hub menjadi terbagi ke seluruh port yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub, maka bandwidth yang tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap port. Hal ini membuat pengiriman data pada hub dengan banyak port yang terhubung pada komputer menjadi lambat.

5.      Switch









 Gambar Swicth
Switch pada prinsipnya sama dengan hub bedanya switch lebih pintar daripada hub karena mampu menganalisa paket data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ke tujuan. Selain itu switch juga memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.

a. Karakteristik Switch

Switch utamanya disajikan untuk ethernet. Memiliki konfigurasi port yang beragam dari 5 port hingga puluhan port. Juga mendukung kecepatan 10 Mbps, 100 Mbps atau keduanya (dual speed).

Karakterisktik Switch :
  1. Tergolong peralatan Layer 2 dalam OSI Model (Data Link Layer)
  2. Dapat menginspeksi data yang diterima
  3. Dapat menentukan sumber dan tujuan data
  4. Dapat mengirim data ke tujuan dengan tepat sehingga akan menghemat bandwith.
  5. Dapat menangani lebih dari dua port dan lebih dari dua komunikasi data dalam waktu bersamaan.

b. Cara Kerja Switch

Switch dapat dikatakan sebagai multi-port bridge karena mempunyai collision domain dan broadcast domain tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan komputer atau router ke hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan hub yang sudah terpasang pada jaringan
   
  c. Keuntungan dan Kekurangan

Keuntungan 

Klien Performance: Karena sistem tertentu yang melekat pada switch hanya melihat informasi secara eksplisit ditujukan kepada NIC, ada sedikit overhead waktu yang dihabiskan membuang paket yang tidak perlu membaca. Throughput yang lebih tinggi: Karena hanya lalu lintas yang relevan diturunkan jaringan setiap pelabuhan, setiap NIC mendapatkan paket sendiri dikirimkan ke switch secara independen satu sama lain terikat dengan NIC beralih. Ini berarti sebuah tombol dapat mengatur volume total yang lebih besar data dalam transit pada waktu tertentu.

Kekurangan

Switch: Jika saklar cukup mahal untuk memasukkan “port mirroring” kemampuan, suatu sniffer adalah penggunaan terbatas pada sebuah switch karena switch secara otomatis menyaring lalu lintas yang ingin diperoleh sniffer.

6.     Repeater
 Gambar Repeater
Repeater adalah sebuah komponen yang berfungsi memperkuat sinyal. Sinyal yang diterima dari satu segmen kabel LAN ke segmen LAN berikutnya akan dipancarkan kembali dengan kekuatan sinyal asli pada segmen LAN pertama sehingga dengan adanya repeater ini, jarak antara dua jaringan komputer dapat diperluas.



a. Karakteristik Repeater


1.Karakteristik REPEATER :

2.Mempunyai kelemahan tidak dapat melakukan filter traffic jaringan.

3. Data yang masuk ke port repeater akan tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa memperhitungkan apakah data dibutuhkan atau tidak.

b. Cara Kerja Repeater

Repeater pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian ,antennanyapun ditinggikan lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih jauh. Semakin tinggi letak repeater, maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya. Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang  tinggi misalnya di puncak Gunung, atau Bukit , Antennanya pun  di instalasikan ditower yang cukup tinggi.
Memperkirakan jarak jangkau repeater, secara sangat sederhana adalah dengan melihat area dari lokasi tsb dengan mata kita, bila yang terlihat sangat luas, maka hampir dapat dipastikan, sejauh mata kita memandang, sampai sanalah  area yang dapat dicover oleh repeater itu, ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya pandang, dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan kita.
Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, serta sel;ektivitas dari repeater itu sendiri. Untuk meningkatkan  kekuatan pancaran, selain meletakkan repeater pada tempat yang tinggi, maka digunakan pula Antenna dengan penguatan ( gain ) yang besar.

7.     Router


 Gambar Rooter
Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau menfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Sama seperti hub/switch, router juga dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan seperti jaringan model LAN, MAN, bahkan WAN.


a. Karakteristik Router

ROUTER mempunyaikarakteristik alat sebagai berikut :
1. Mempunyai adaptor dan spesifikasi yang berbeda
2. Mempuyai internet in / WAN
3. Mempunyai internet out / LAN
4. Mempunyai reset switch
5. Mempunyai indikator porwer
6. Mempunyai antena (jika wireless)

b. Cara Kerja Router

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.
Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke Internet.
 
c. Keuntungan Dan Kerugian Router


Keuntungan Menggunakan Router 
Keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan router pada jaringan adalah :
1.Isolasi trafik broadcast : Kemampuan ini memperkecil beban jaringan karena trafik
jenis ini dapat diisolasikan pada sebuah LAN saja.

2.Fleksibilitas : Router dapat digunakan pada topologi jaringan apapun dan tidak peka terhadap masalah kelambatan waktu.

3.Pengaturan prioritas : Router dapat mengimplementasikan mekanisme pengaturan prioritas antar protokol

4.Pengaturan konfigurasi : Router umumnya dapat lebih dikonfigurasi daripada bridge.

5.Isolasi masalah : Router membentuk penghalang antar LAN dan memungkinkan masalah yang terjadi diisolasi pada LAN tersebut.

6.Pemilihan jalur : Router umumnya lebih cerdas daripada bridge dan dapat menentukan jalur optimal antar dua sistem.


Kerugian Menggunakan Router
Kerugian yang terjadi dengan menggunakan router adalah :

1.Tergantung pada protocol : Router yang beroperasi pada lapisan network OSI hanya mampu meneruskan trafik yang sesuai dengan protokol yang diimplementasikan.

2.Biaya : Router umumnya lebih kompleks daripada bridge dan lebih mahal. Overhead pemrosesan pada router lebih besar sehingga throughput yang dihasilkan dapat lebih rendah daripada bridge.

3.Pengalokasian alamat : Dalam internetwork yang menggunakan router, memindahkan sebuah mesin dari LAN yang satu ke LAN yang lain berarti mengubah alamat jaringan pada sistem itu.

4.Sistem tak terjangkau : Penggunaan routing table statik menyebabkan beberapa sistem dapat terjangkau oleh sistem lain.

8.     Modem









Gambar modem

a. Karakteristik Modem

1. Mekanik
2. Elektrik
3. Fungsional
4. Prosedural

b. Kegunaan / Fungsinya :

•          Mekanik                : hubungan fisik antara DTE-DCE
•  Elektrik   : level voltase & waktu perubahan voltase DTE-DCE harussama, misal NRZ-L
• Fungsional   : fungsi DCE dalam kategori data, kontrol, waktu, dan       ground.
• Prosedural  : urutan kejadian dalam mentransmisikan data

c. Cara Kerja Modem

Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah.
Dalam kerjanya, modem melakukan proses modulasi dan demodulasi terhadapdata yang dipancarkan. Modem menerima rangkaian pulsa biner dari periferal komputer, kemudian memodulasikarakteristik sinyal analog (level tegangan, frekuensi atau fasa) agar dapat disalurkan melalui saluran telepon atau cablelines. Sedangkan pada si penerima, sinyal yang ditumpangi ini oleh rangkaian demodulator dipisahkan kembali dari sinyal yang menumpanginya sehingga dapat dibaca oleh komputer, proses ini dinamakan demodulasi. Standarisasi darimodulasi dewasa ini berfungsi untuk mencapai kecepatan yang lebih baik lagi. Pada awalnya kecepatan dari modem ini adalah 300 bps dan dewasa ini telah mencapai 56 Kbps. Kecepatan modem itu sendiri sekarang ini sudah cukup cepat dibanding dahulu, tetapi untuk penggunaannya di Indonesia masih dibatasi dengan kurang bagusnya jaringan telepon yang tersedia. Saat ini kecepatan modem yang sering digunakan di Indonesia adalah sebesar 56Kbps, tetapi dengan kondisi jaringan telepon yang ada, kecepatan tersebut mungkin maksimal hanya sekitar 33.6 Kbps saja.

d. Keuntungan dari Modem

Keuntungan dari akses jaringan internet lewat cable modem juga meliputi semua keuntungan koneksi internet dengan menggunakan telephone modem yang umum digunakan saat ini untuk rumah tangga, namun tidak lagi dibutuhkan saluran telepon untuk internet, sehingga saluran telepon tidak selalu sibuk, ditambah lagi dengan kecepatannya yang tinggi, dan waktu koneksi yang tidak dibatasi. Namun hal yang terakhir ini bisa juga merupakan kerugian jika ditinjau dari sisi lain, hal ini akan kita bahas kemudian.
Satu lagi keuntungan yang agak menonjol dari cable modem adalah bahwa satu cable modem bisa dipakai bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus, misalnya jika anda mempunyai lebih dari satu komputer di rumah yang terhubung dengan jaringan lokal kecil-kecilan, maka seluruh jaringan tersebut bisa menikmati internet juga. Hal ini biasanya dilakukan dengan memasang sebuah Hub ke cable modemnya, kemudian komputer-komputernya dihubungkan ke Hub tersebut. Tentu saja anda bisa juga melakukan hal ini dengan telephone modem biasa, tetapi ukuran bandwidthnya jauh lebih kecil daripada cable modem, sehingga tidak efektif karena hanya sedikit data yang bisa lewat dalam satu saat, apalagi jika komputernya cukup banyak.
Selain digunakan di rumah tangga, tentu saja cable modem memiliki peluang besar untuk digunakan di area lain, misalnya bisnis. Kantor-kantor yang masih menggunakan ISDN atau teknologi lain yang sekelas dengan cable modem tetapi lebih mahal, akan sangat senang jika ada solusi cable modem dengan harga yang lebih murah.

e. Kerugian Dan Solusinya

Apabila anda tidak ingin seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak, untuk mengakses jaringan internet tanpa pengawasan (atau di luar jam-jam yang ditentukan), ini adalah hal yang patut dipertimbangkan.
Masalah ini tidak terlalu sulit dipecahkan jika anda menggunakan Operating System yang menggunakan konsep multi-user, seperti misalnya Linux, di mana anda bisa membuat beberapa user (mungkin sejumlah anggota keluarga anda), yang masing-masing diberi hak berlainan. Namun tentunya pengguna Operating System seperti itu belum banyak untuk rumah tangga yang pada umumnya menggunakan Operating System Windows atau Macintosh.
Solusi lainnya mungkin tidak seefektif jika anda menggunakan OS multi-user, tetapi biasanya dilakukan melalui pembatasan dari program pengakses internet, contohnya web browser (misalnya Netscape atau Internet Explorer) dan program percakapan (misalnya mIRC), yaitu dengan memasang password, yang hanya diketahui oleh anda, untuk menjalankannya, maka setiap anggota keluarga lain akan menggunakan internet, harus dengan ijin anda. Sepengetahuan penulis ada beberapa program shareware yang memang bertujuan untuk memasang password untuk menjalankan program-program tertentu. Program-program shareware bisa dicari di Download.com.
Kekurangan lain dari cable modem adalah kecepatan upstream (data keluar) yang tidak sebanding dengan kecepatan downstream (data masuk), hal ini membuat cable modem kurang sesuai jika dijadikan pilihan utama untuk membuka server, misalnya web atau FTP server. Jika anda benar-benar membutuhkan koneksi yang memadai untuk server, maka Anda sepertinya membutuhkan koneksi T1 atau yang lebih baik.
Modem digunakan sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Dalam melakukkan tugasnya, modem akan mengubah data digital kedalam data analog yang bisa dipahami oleh kita manusia ataupun sebaliknya.

9. Bridge













 Gambar Bridge

Bridge adalah peralatan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan yang mempunyai media komunikasi dan topologi berbeda tetapi mempunyai protokol yang sama.
Contoh, jaringan yang menggunakan kabel fiber optic bisa dihubungkan dengan jaringan kabel coaxial dan jaringan yang menggunakan topologi ring bisa dihubungkan dengan jaringan bertopologi star.

a. Karakteristik Bridge

1.Dapat memisahkan jaringan yang luas menjadi sub jaringan yang lebih kecil.
2.Dapat mempelajari alamat, meneliti paket data dan menyampaikannya.
3.Dapat mengoleksi dan melepas paket-paket diantara dua segmen jaringan.
4.Dapat mengontrol broadcast ke jaringan.
5.Dapat merawat address table.

b. Cara Kerja Bridge

Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar dari satu segmen.

10. Access Point












Gambar
Access Point adalah sebuah node yang telah dikonfigurasi secara khusus pada sebuah WLAN (Wireless Local Area Network). Access Point bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima untuk sinyal-sinyal radio WLAN. Access Point sering disebut juga base station


a. Karakteristik Access Point

Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:
  1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
  2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
  3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
  4. dsb
b. Cara Kerja Access Point

Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP. Model dan merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area sekitar kantor he.. he..
Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
dsb
Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.

D. Hasil yang Didapatkan

Mengerti jenis-jenis perangkat keras jaringan dan fungsinya.

E. Kesimpulan yang Didapatkan

Setiap komponen memiliki tugas masing-masing


wassalamu'alaikum wr. wb.
read more...
 
Copyright © 2014 MOCH.SIDIK || BLC TELKOM KLATEN • All Rights Reserved.
Distributed By Free Blogger Templates | Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top